PAKET DARI PDI PERJUANGAN KEMBALI PIMPIN KOTA CIREBON

Subardi

Cirebon, Kompas – Pasangan Subardi dan Sunaryo yang diusung PDI Perjuangan memenangi pemilihan kepala daerah Kota Cirebon 2008 yang dilakukan pada Minggu (6/1). Dari hasil penghitungan sementara yang dilakukan Panitia Pengawas Pilkada Kota Cirebon hingga pukul 18.10, pasangan ini memperoleh 48.664 suara atau sekitar 35,8 persen dari total 197.014 pemilih.

Adapun pasangan lain, yakni Ano Sutrisno-Anwar Yasin yang diusung Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera, mendapatkan 36.200 suara atau 26,6 persen. Pasangan Agus Alwafier-Eman Suryaman dari Koalisi Madani memperoleh 21.505 suara atau 15,8 persen. Soenoto dan Suhendiwijaya dengan Koalisi Pembaharuannya mengumpulkan 20.697 suara atau 15,2 persen, dan Bangbang Surono-Nasrudin Azis yang diusung koalisi 10 partai memperoleh 8.720 suara atau 6,4 persen.

Di hampir semua tempat pemungutan suara (TPS) di Kejaksan, Subardi yang merupakan calon incumbent dan Sunaryo, atau pasangan Susun, mendominasi. Mereka unggul di sejumlah TPS, di antaranya TPS 12 dan TPS 13 Kebonklapa Barat, Kelurahan Kebonwaru, Kota Cirebon.

Proses pemungutan suara dimulai sejak pukul 07.30 saat panitia pemungutan suara (PPS) selesai membuka segel suara dan menyiapkan berkas. Proses pemungutan suara berlangsung hingga pukul 13.00 di 469 TPS, dan penghitungan suara dilakukan setelah pukul 13.00 hingga 15.00. Hingga berita ini diturunkan, penghitungan suara masih berlangsung.

Proses pemungutan suara dan penghitungan suara pun berjalan aman dan lancar. Selain Kepolisian Resor Kota Cirebon, anggota polisi dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat pun ikut mengamankan pilkada Cirebon ini. Polda Jabar mengerahkan satu pasukan pengendali massa, tim reserse, kriminal, intelijen, dan tim penjinak bom. Gubernur Jabar Danny Setiawan pun juga meninjau tujuh TPS di berbagai kecamatan untuk mengetahui bagaimana proses pemilihan suara berlangsung.

Menumpuk

Sementara itu, 400 kartu pemilih menumpuk di meja PPS di Kelurahan Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, hingga pemilihan suara selesai dilakukan. Kartu-kartu itu menumpuk karena tidak sampai kepada pemiliknya.

Agus Prayoga, warga Kebonbaru yang anggota keluarganya tidak mendapatkan kartu pemilih, sempat protes ke PPS dan Komisi Pemilihan Umum Kota Cirebon. Ia menyayangkan mengapa kartu pemilih itu hanya ditumpuk dan tidak diedarkan. “Mengapa harus ke kelurahan dulu untuk bisa mendapatkan kartu itu. Seharusnya itu tanggung jawab PPS untuk mendistribusikannya,” kata Agus yang merupakan ketua tim sukses dari Bangbang Surono dan Nasrudin Azis.

Agus juga mempertanyakan mengapa kartu pemilih milik salah satu pekerja rumah tangganya, Saenah, tak sampai kepada Saenah dan ketika ditelusuri, tidak ditemukan. Ia khawatir kartu itu disalahgunakan oleh orang yang tak berhak.

Ketika dikonfirmasi, Ridwan Effendi, Ketua PPS Kelurahan Kebonbaru, menyatakan kartu pemilih tidak terdistribusi karena pemiliknya tidak bisa ditemui sampai pada hari pemungutan suara, yakni Minggu pagi kemarin.

“Ada pemilik kartu yang susah ditemui karena jarang di rumah; ada juga yang merantau ke luar kota, bahkan ke luar negeri. Jadi, kartu pemilih ini kembali lagi ke kami,” kata Ridwan yang mengatakan kasus seperti itu yang terjadi pada pekerja rumah tangga Agus.

Dalam formulir daftar pemilih tetap (DPT), PPS memang banyak membubuhi catatan pada ratusan nama pemilih, di antaranya kartu tidak terdistribusi karena pemilih sekolah, menjadi tenaga kerja Indonesia, pindah rumah, tidak bisa ditemui, dan merantau.

Kartu itu sengaja tidak dititipkan kepada keluarga mereka karena PPS ingin agar kartu dipegang pemilik sendiri. Jika pemilih yang belum mendapatkan kartu menginginkan kartu pemilih, mereka harus ke Kantor PPS Kebonbaru membawa bukti identitas dan akan diberi formulir C6 dan kartu pemilih agar bisa memilih.

“Intinya, asal tercatat di DPT dan bisa menunjukkan bukti identitas, pemilih tetap bisa mencoblos,” ujar Ridwan. (NIT)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: